Thomas Tuchel Tidak Mau Chelsea Untuk Belanja Banyak Pemain

Thomas Tuchel yang kini sukses berikan Chelsea kemenangan gelar juara Liga Champions , dan kini Tuchel yang siap untuk menetap pada musim depan dengan tidak memiliki banyak pemain baru , yang artinya tidak mau untuk belanja pemain

Tuchel yang telah di kontrak oleh Chelsea pada akhir Januari kemarin , dan setengah musim dengan bersama Chelsea , Tuchel yang telah mengarungi 31 kali laga dengan hasil 20 kali menang , lima kali kalah , dan enam kali seri , serta satu kali trofi Liga Champions yang telah berhasil di persembahkannya

Thomas Tuchel yang tampaknya tidak mau lama lama untuk larut dalam Euforia , dan Tuchel yang sudah siap untuk menetap pada musim depan tahun 2021/2022 nanti

Tuchel juga yang telah mengomentari tentang bagaiamana pergerakan Chelsea pada bursa transfer musim panas ini , Tuchel yang tampaknya tidak mau jika The Blues untuk berbelanja banyak pemain

” Dua atau juga tiga saja itu pun sudah cukup bagis agar memberikan energi baru dan juga kompetisi didalam skuad , dan tidak perlu untuk membeli hingga tujuh pemainlah” kata Tuchel

” Kami yang sudah memiliki banyak pemain muda yang bakal untuk berkembang , dan mereka yang masih bisa dapat untuk membuktikan diri mereka ” sambungnya

Dengan diyakini Tuchel yang hanya butuh pemain dengan berposisi bek tengah , penyerang tengah , dan gelandangan tengah , Thiago Silva yang memang memang sudah berpengalaman akan tetapi dirinya sudah tidak muda lagi

Dan yang ada posisi gelandangan tengah saat ini hanya ada Jorginho , N’Golo Kante , Mateo , dan Billy Gilmour yang masih membutuhkan waktu untuk berkembang

” Dan pada posisi penyerang tengah yakni ada Timo Werner dan juga Kai Havertz yang masih dinilai jika butuh waktu untuk dapat beradaptasi , dan Nama Harry Kane pun menjadi santer jadi incaran

” Saya yang tidak bisa untuk membicarakannya sekarang siapa Incaran pemain baru yang akan di beli , tetapi yang pasti , klub ini pun masih lapar untuk meraih gelar lagi ” tegas Tuchel

” Sayang yang merasa jika sangat bahagia berada di sini , dan saya bakal untuk melakukan pekerjaan dengan sabaik mungkin ” sambungnya

 

Mengapa Hanya Messi Saja Yang Oke ? Dimana Pemian Senior Barca Yang lainnya ?

Lionel Messi yang lagi lagi ada saat Barcelona membutuhkannya , walaupun dengan demikian Los Cules yang tidak hanya bisa mengandalkan Messi untuk meraih kemenangan

Barcelona yang lagi didalam tren terburuk usai kekalahan telak hingga skor 1-4 dengan Paris Saint – Gemrain pada leg pertama di 16 besar Liga Champions dan diimbagi oleh Cadis dengan skor 1-1 dan semuanya terjadi di Camp Nou

Dengan dua kekalahan itu yang semakin menenggelamkan musim Barcelona yang tidak kunjung membaik bersama Ronald Koeman , maka dari itu , Laga untuk elawan Elche pada hari kamis 25/2/2021 kemarin di Camp Nou yang menjadi momentum

Dan kebetulan Elche yang selaku lawan selalu saja kali dari Barcelona serta kebobolan hingga 33 kali dan tanpa mecetak gol sama sekali , tim mereka yang sempat susah untuk mencetak gol pada babak pertama , Barca yang baru saja dapat memecah kebuntuan melalui Lionel Messi pada awal babak kedua

Usai itu Lionel Messi yang kembali mencetak gol sebelum ditutup oleh Jordi Alaba untuk membuat skor terakhir yakni 3-0 untuk Barcelona  , dan dengan skor tersebut cukup melegakan Barcelona pastinya

Akan tetapi dibalik hasil yang apik itu , ada terselebih kritikan Koeman yang selaku sang pealih kepada para pemain senio Barcelona , dikarenakan lagi lagi Messi yang selalu menyelamatkan tim dari hasil yang buruk

Tidak hanya Messi saja , tetapi Barcelona yang kini hanya mengandalkan dua pemain mudanya saja yakni Pedri dan juga Francisko Trincao , dengan sementara itu semya para pemain topnya seperti Antoine , Frenkie , Serio Busquets dan pemain pemain top lainnya malah bermain dengan kurang apik

Barcelona yang pastinya tidak mau hanya mengandalkan Messi seorang saja , walaupun faktanya Lionel Messi adalah sososk pemain top scorer di tim pada musim ini dan dirinya yang sudah berhasil mencetak hingga 13 gol dari seluruh kompetisi sejak pergantian tahun

” Ketika saya membicarakan tentang pemain senior , dirinya tidak termasuk , Leo yang juga terus mencetak banyak gol ” kata Ronald Koeman

” Pemain yang lainnya juga harus bisa untuk membuat perbedaan , jangan hanya Messi saja , dirinya sih yang selalu mencetak gol ” sambungnya

Liverpool Harus Bertahan Agar Bisa Mengatasi Lionel Messi

Salah satu pemain Liverpoo, Andu Robertson menyatakan bahwa Liverpool haruslah bisa bertahan sebagai sebuah tim yang utuh agar bisa mengatasi Lionel Messi. Liverpool akan melakukan aksi tandangnya dalam laga putaran pertama babak semifinal ajang Liga Champions.

Aksi tandang mereka akan mereka jalankan dengan menghadapi Barcelona di Stadion Camp Nou, Kamis dinihari WIB. Setelah berhasil menyelesaikan pemburuan gelar pada musim ini, Messi dkk dipercaya sedang mengalihkan kelaga ajang Liga Champions.

Untuk Liverpool harus bisa lebih waspada karena mengingat pada Lini Belakang klub dihuni oleh Robertson. Dirinya dipercayakan untuk berhadapan langsung dengan Messi dalam laga tersebut.

Pemain Liverpool, Andu Robertson menyatakan bahwa Liverpool haruslah bisa bertahan sebagai sebuah tim yang utuh agar bisa mengatasi Lionel Messi

Walaupun demikian, Lionel Messi menegaskan bahwa melawan Messi nantinya bukanlah hanya menjadi tugasnya. Dirinya bersama dengan yang lain akan berjuang untuk melawan Messi.

Robertson mengatakan, “Saya tidak menganggap bahwa Anda haruslah melakukan persiapan yang berbeda dari biasanya. Anda memang akan bermain dengan melawan pemain yang lebih baik dan tidak seperti lawan biasanya”,

“Seperti kita ketahui, Messi adalah pemain terbaik didunia. Anda bisa melihat aksinya dalam rekaman video yang tersebar dimana-mana, meski saya tidak tau apakah dengan hal tersebut bisa membantu” tutup Robertson.

Robertson mengungkapkan kalau Messi bisa saja ada dimana dirinya mau. Dirinya sudah menjelajah lapangan dengan teknik yang dimiliki, dan selalu mengejar bola. DIsaat itulah Liverpool perlu untuk melakukan pertahanan agar tidak mengalami kejadian yang tidak diinginkan.

Bek yang kini sudah memasuki usia 25 tahun ini mengaku bahwa Barcelona masih memiliki pemain yang memiliki potensi untuk membuat Liverpool terluka walaupun mereka berhasil menghentikan Messi nantinya.

Kemenangan Madrid Dinodai Oleh Sistem VAR

Berita Bola – Kemenangan dalam suatu pertandingan besar tentunya menjadi suatu kebanggan dari klub sepakbola mana pun. Namun dini hari pagi tadi, tampaknya kemenangan Real Madrid dari Ajax sepertinya kurang memuaskan. Hal tersebut dikarenakan adanya sebuah gol dari tim Ajax yang dianggap tidak valid setelah pengecekan sistem VAR oleh wasit pada pertandingan tersebut.

Hal tersebut lantas membuat Real Madrid langsung menjadi bahan pembicaraan dan bahan olok-olok bagi para netizen. Penulis percaya bahwa kesebelasan Ajax juga tidak keberatan dengan keputusan dari wasit tersebut dan tetap akan menjunjung tinggi sportifitasnya. Karena memang sistem VAR tersebut juga ditunjukkan kepada semua pihak dan memang tertangkap adanya offside sebelum Nicolas mencetak gol ke gawang Real Madrid pada babak pertama.

Madrid berhasil mengukuhkan 2 gol pada babak kedua melalui Benzema dan Asensio. Sedangkan Ajax hanya berhasil mencetak 1 Gol saja juga di babak kedua melalui Hakim Ziyech yang kemudian harus menderita kalah 1 angka dari Madrid. Karena kalah satu angka saja, maka banyak netizen yang mengolok-olok kemenangan dari kesebelasan Real Madrid atas Ajax Amsterdam pada pertandingan dini hari tadi.

Apa pun ceritanya, kenyataan sudah tidak dapat dirubah dan berdasarkan sportifitas, memang pertandingan tersebut layak dimenangkan oleh Real Madrid yang bertanding sebagai tim tamu. Meski banyak pihak yang tampak kecewa pada pertandingan tersebut namun banyak juga yang sangat menikmati pertandingan tersebut karena kedua kesebelasan tampak bertanding dengan seimbang dan saling membalas serangan.

Juventus Akan Mendatangkan Isco Pada Transfer Musim Ini

Juara bertahan dari Seri A, Juventus. dikabarkan akan mendatangkan salah satu pemain dari Real Madrid pada transfer musim dingin ini, Si Nyonya Tua ini sendiri dikabarkan akan mendatangkan Fransisco Roman Alarcon (Isco)  untuk menambah amunisi mereka.

Isco sendiri saat ini dalam keadaan yang sulit dibawah pimpinan Santiago Solari, Ia sendiri yang dulunya menjadi jagoan saat era Zinedine Zidane. Kini harus mendekam di bangku cadangan karena di era yang baru ini ia diangap tidak dapat bermain dengan maksimal sehingga membuat ia harus di cadangkan oleh Solari.

Isco yang kini mendapatkan jam bermain yang sedikit di Madrid membuat ia Frustasi dengan kondisinya. Alhasil ia memutuskan untuk cabut dari Santiago Bernabue dan ingin mencari rumah baru yang dapat memberikanya jam lebih banyak untuk dirinya berada di lapangan.

Dilansir dari media italia, Klub raksasa Juventus dikabarkan siap membeli pemain ini pada bursa transfer musim dingin ini, Bahkan Tim yang memiliki julukan Nyonya Tua ini sedang mengupayakan sang pemain untuk berada di stadion Juventus.

Baca juga di bawah ini tentang transfer Isco dengan Juventus.

Persiapan Untuk Menjadi Juara

Juventus sendiri ingin mendatangkan isco untuk membuat klubnya semakin kuat pada paruh kedua musim ini. Bianconeri sendiri sangat berambisi untuk mempertahankan gelarnya di seria A sehingga membuat mereka harus menambah amunisi di lini tengah mereka.

Selain itu Juventus juga menargetkan Liga Champions di musim ini sehingga membuat mereka harus benar benar siap dengan pemain baru yang bisa menambah sebuah keaktifan dalam bermain.

Isco sendiri yang pernah mendapatkan gelar bersama Champions bersama Madrid selama tiga kali tentu telah memiliki mental juara yang besar sehingga ia menjadikannya sebagai tambahan yang bagus untuk sekuat nyonya tua.

Negosiasi Harga

Untuk mendapatkan pemain berusia 28 tahun ini juventus sendiri di perkirakan harus mengeluarkan dana sebanyak 100 Juta Euro ke atas karena Isco sendiri masih terikat kontrak yang sangat panjang dengan Los Blancos.

Kontrak Isco sendiri akan habis bersama Real Madrid di tahun 2022 dan ini lah yang membuat harga isco besar untuk di beli oleh Juventus.