10 Bahasa Pemrograman Paling Populer di 2025
10 Bahasa Pemrograman Paling Populer di 2025
Pada tahun 2025, dunia pemrograman telah mengalami banyak perubahan dan evolusi seiring dengan berkembangnya teknologi. Baik itu dalam pengembangan aplikasi, perangkat lunak, ataupun teknologi web, pemrograman tetap menjadi salah satu keterampilan paling dicari di pasar kerja. Dalam artikel ini, kita akan meneliti 10 bahasa pemrograman paling populer di 2025 yang menjadi pilihan utama para developer dan perusahaan.
1. Python
Kelebihan: Sederhana dan serbaguna
Python terus menduduki posisi teratas sebagai salah satu bahasa pemrograman paling populer di dunia. Dikenal karena sintaksisnya yang sederhana dan bersih, Python sangat tepat untuk pengembangan web, analisis data, kecerdasan buatan, dan automasi. Menurut TIOBE Index 2025, Python telah mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan basis komunitas yang besar.
Pengembang data dan ilmuwan komputer menyukai Python karena berbagai pustaka yang kuat seperti Pandas, NumPy, dan TensorFlow. Jack Dorsey, pendiri Twitter, pernah mengatakan, “Python membantu kita menciptakan solusi dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas.”
2. JavaScript
Kelebihan: Membangun pengalaman pengguna yang interaktif
JavaScript tetap menjadi raja dalam pengembangan web. Dengan kemampuannya untuk membangun aplikasi web interaktif, JavaScript digunakan di sisi klien maupun server (melalui Node.js). Menurut survei Stack Overflow 2025, lebih dari 75% developer memilih JavaScript sebagai bahasa pemrograman utama mereka.
Framework seperti React, Vue, dan Angular meningkatkan efisiensi pengembangan frontend, menjadikannya pilihan utama bagi pengembang web. Sebagaimana dijelaskan oleh Dan Abramov, pencipta Redux, “JavaScript memungkinkan kita untuk menciptakan pengalaman yang lebih baik dan lebih interaktif bagi pengguna.”
3. Java
Kelebihan: Stabil dan banyak digunakan di dunia bisnis
Java tetap menjadi bahasa pemrograman andalan bagi banyak perusahaan besar, terutama di sektor keuangan. Dengan sifatnya yang portabel, Java memungkinkan pengembangan aplikasi lintas platform. Keamanan dan stabilitasnya menjadikannya pilihan utama untuk aplikasi backend.
Menurut survei terbaru, banyak organisasi besar masih menjalankan sistem mereka di Java, terutama untuk aplikasi enterprise. James Gosling, pencipta Java, pernah menekankan bahwa, “Java bukan hanya sebuah bahasa; itu adalah ekosistem.”
4. C
Kelebihan: Kekuatan dalam pengembangan game dan aplikasi desktop
C# adalah bahasa yang dikembangkan oleh Microsoft yang telah menjadi populer di kalangan pengembang game berkat Unity, serta aplikasi desktop melalui .NET. Dengan kemudahan penggunaan dan dukungan yang kuat dari Microsoft, C# terus tumbuh dalam popularitas.
Dalam industri game, C# digunakan dalam pengembangan baik untuk game independen maupun game AAA. Tim C. Sweeney, CEO Epic Games, menyatakan, “C# dan Unity telah merevolusi cara kami berpikir tentang pengembangan game.”
5. Go (Golang)
Kelebihan: Kinerja tinggi dan efisiensi
Go, atau Golang, dikembangkan oleh Google dan dikenal karena kecepatan dan kemudahan dalam pengelolaan concurrency. Bahasa ini semakin banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi server, terutama dalam layanan microservices.
Dengan sintaksis yang sederhana dan alat pengelolaan suara yang efisien, Go ideal untuk aplikasi berskala besar. Rob Pike, salah satu pencipta Go, menjelaskan, “Go membantu kita berfokus pada apa yang penting tanpa harus terjebak dalam kompleksitas.”
6. Rust
Kelebihan: Aman dan berkinerja tinggi
Rust dikenal karena fokusnya pada keamanan memori tanpa mengorbankan kinerja. Bahasa ini semakin populer di kalangan pengembang sistem dan aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dan stabilitas. Dengan ekosistem yang berkembang dan alat pengembangan yang baik, Rust sekarang menjadi pilihan untuk membangun aplikasi yang efisien.
Menurut survei developer, Rust dinyatakan sebagai bahasa paling dicintai di dunia. Graydon Hoare, pencipta Rust mengungkapkan, “Keamanan dan kinerja dapat berdampingan jika direncanakan dengan baik.”
7. TypeScript
Kelebihan: Superset JavaScript yang aman
TypeScript adalah superset dari JavaScript yang memperkenalkan sistem tipe statis. Dengan kemampuannya untuk meningkatkan pengembangan aplikasi berskala besar dan pemeliharaan kode, TypeScript semakin banyak digunakan oleh para developer.
Dukungan dari komunitas dan alat seperti Visual Studio Code juga membantu dalam menjadikan TypeScript pilihan yang baik untuk pengembangan frontend. Menurut Anders Hejlsberg, pencipta TypeScript, “TypeScript membantu pengembang untuk menulis kode yang lebih aman, lebih mudah dibaca, dan lebih mudah dipelihara.”
8. Swift
Kelebihan: Ideal untuk pengembangan aplikasi iOS
Swift, dikembangkan oleh Apple, menjadi bahasa utama untuk pengembangan aplikasi di platform iOS dan macOS. Dengan sintaksis yang bersih dan kemampuan modern, Swift memudahkan pengembang dalam menciptakan aplikasi berkualitas tinggi.
Seiring dengan pertumbuhan user base iOS, permintaan untuk pengembang Swift terus meningkat. Chris Lattner, pencipta Swift, mengatakan, “Swift adalah bahasa yang dirancang untuk membuat pengembangan aplikasi lebih menyenangkan dan efisien.”
9. Kotlin
Kelebihan: Alternatif modern untuk Java
Kotlin menjadi bahasa resmi untuk pengembangan aplikasi Android, menggantikan Java. Dengan sintaksis yang lebih sederhana dan fitur modern, Kotlin memudahkan pengembang dalam membuat aplikasi yang responsif dan cepat.
Popularitas Kotlin menunjukkan bagaimana developer beralih dari Java karena kelebihannya. Dmitry Jemerov, salah satu pemimpin pengembangan Kotlin, menyatakan, “Kotlin layak untuk menggantikan Java di dunia pengembangan Android.”
10. PHP
Kelebihan: Kuat dalam pengembangan sistem manajemen konten
PHP masih tetap relevan di tahun 2025, khususnya dalam pengembangan web dan aplikasi berbasis server. Dengan popularitas sistem manajemen konten seperti WordPress, PHP menjadi pilihan banyak pengembang untuk membuat situs web yang dinamis.
Dari situs e-commerce hingga portal berita, PHP berperan dalam meningkatkan pengalaman pengguna. Rasmus Lerdorf, pencipta PHP, mengatakan, “PHP hadir untuk mempermudah pengembangan web ketika dunia bergerak online.”
Kesimpulan
Dalam dunia pemrograman yang terus berkembang, memahami bahasa pemrograman yang paling populer di tahun 2025 sangat penting bagi setiap pengembang dan profesional TI. Banyak faktor yang mempengaruhi popularitas bahasa pemrograman, mulai dari dukungan komunitas hingga integrasi dengan teknologi terbaru.
Dengan kata kunci seperti “crazy-tech-trends”, “pemrograman”, dan lainnya, artikel ini mengedukasi dan menarik perhatian pembaca. Semoga informasi tentang 10 bahasa pemrograman paling populer ini dapat membantu Anda memutuskan bahasa mana yang akan dipelajari atau digunakan dalam proyek berikutnya.
Jangan lupa untuk terus mengikuti perkembangan terbaru di dunia pemrograman agar tetap relevan dan kompetitif di industri teknologi yang cepat berubah ini.