AC Milan menunjuk pelatih ketujuh dalam waktu kurang dari enam tahun

AC Milan telah menunjuk Stefano Pioli sebagai pelatih pada hari Rabu. Pemain Italia itu menandatangani dua tahun dan menggantikan rekan senegaranya Marco Giampaolo, yang dipecat pada Selasa setelah di bawah empat bulan.

Pioli yang berusia 53 tahun adalah pelatih Fiorentina antara Juni 2017 dan April tahun ini dan sebelumnya memiliki Bologna, Lazio dan Internazionale di bawah asuhannya.

Giampaoli dibuang setelah awal musim yang mengecewakan oleh Milan, yang berada di braket tengah di Serie A. Dia adalah penerus Gennaro Gattuso, yang mengundurkan diri setelah hari terakhir musim lalu.

Pioli telah menjadi pelatih ketujuh Milan sejak Massimiliano Allegri pergi pada Januari 2014 setelah 3,5 tahun. Sejak itu, Clarence Seedorf, antara lain, telah ditunjuk, tetapi ia juga segera diberhentikan.

Filippo Inzaghi, Sinisa Mihajlovic dan Vincenzo Montella juga tidak membuat Milan berkeliaran. Klub top yang jatuh saat ini hanya ketiga belas dan tidak memainkan sepakbola Eropa karena melanggar aturan Financial Fair Play.

Sejak kejuaraan tahun 2011, Milan secara berturut-turut berada di urutan kedua, ketiga, delapan, kesepuluh, ketujuh, dua kali lipat keenam dan musim lalu sebagai yang kelima.

Juventus Ingin Bajak Romagnoli

AC Milan bisa saja kehilangan beberapa pemain bintang mereka usai gagal meraih satu tiket ke ajang Liga Champions musim depan. Salah satu pemain yang dimaksud yakni kapten tim Rossoneri yakni Alessio Romagnoli.

Kabar yang beredar di Italia menyebutkan bahwa sang pemain saat ini menjadi salah satu incaran dari Juventus di bursa transfer musim panas nanti. Hal itu terasa wajar karena status Romagnoli sebagai salah satu bek terbaik di ajang Serie A saat ini. Selain itu, saat ini Romagnoli baru berusia 24 tahun yang terbilang masih sangat muda sehingga cocok untuk regenerasi lini belakang dan dijadikan sebagai proyek jangka panjang Bianconeri.

Seperti diketahui, mulai musim depan Juventus tidak akan lagi diperkuat bek tengah mereka yakni Andrea Barzagli. Selain itu, penggawa lain yang dimiliki oleh Juventus di posisi itu juga sudah berada di usia yang tak lagi muda seperti Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, hingga Martin Caceres. Juventus saat ini hanya memiliki Daniele Rugani yang masih berusia muda di posisi bek tengah.

Melihat hal itu, Romagnoli dinilai akan menjadi sosok yang tepat untuk mengisi jantung pertahanan Si Nyonya Tua musim depan. Dengan kegagalan Milan untuk tampil di ajang Liga Champions musim depan, maka kans Juventus untuk bisa mendapatkan Romagnoli tergolong cukup besar di bursa transfer nanti.

Untuk bisa meyakinkan Milan melepas Romagnoli ke Turin nantinya, pihak manajmen Juventus dikabarkan telah menyiapkan tawaran sebesar 50 juta Euro dengan ditambahkan satu orang pemain. Meski Milan diyakini akan berupaya keras menjaga sang pemain, namun jika Romagnoli juga menghendaki kepindahan ini maka proses tranfer ini diyakini akan berjalan dengan lancar. Mantan pemain AS Roma itu tercatat telah empat musim memperkuat Milan dan dalam kurun waktu tersebut dirinya belum pernah tampil di ajang Liga Champions.

Kemenangan Lazio Dinodai Aksi Rasialis Dari Suporternya

Kemenangan Lazio saat berhadapan dengan AC Milan pada putaran kedua babak semifinal ajang Coppa Italia di San Siro dinodai dengan aksi Rasialis dari Suporter Lazio.

Para suporter Lazio datang dengan membawa sebuah spanduk untuk mendukung gerakan fasis yang sering terjadi di Italia untuk Benito Mussolini.

Seperti dilansir oleh media Goal Internasionl, para suporter Lazio juga terdengar membawakan lagu berunsur rasialis yang ditujukan oleh salah satu pemain AC Milan, Tiemoue Bakayoko saat menjelang laga.

Untungnya, para penggemar AC Milan tidak terpancing dengan aksi tersebut. Suporter dari tim tuan rumah tidak masalah dan malah menerimanya tindakan  tersebut dengan menyanyikan lagu untuk mendukung pemainnya, Bakayoko.

Kemenangan Lazio saat berhadapan dengan AC Milan pada putaran kedua babak semifinal ajang Coppa Italia

Aksi rasialis tersebut bukan hanya terjadi didalam Stadion sjaa. Beberapa dari suporter Lazio membentangkan spanduk yang berisikan “Honor to Benito Mussolini” dan mereka melakukan penghormatan didekat Piazzale Loreto ataus biasa dikenal dengan alun-alun AC Milan.

Dengan aksi tersebut tidak membuat Lazio diam saja, mereka mengutuk para perilaku yang mendukung aksi tersebut. Dari situs halaman resminya, mereka menyatakan bahwa tindakan dari sejumlah para penggemar itu sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai dalam dunia Olahraga.

Selain itu Lazio juga menyatakan bahwa mereka menjauhkan diri dari aktivitas seperti itu dan sudah memegang prinsip mereka selama 119 tahun.

Dalam laga Lazio kontra Milan, Lazio menang dengan skor akhir 1 – 0 sehingga dengan kemenangan tersebut, lazio berhak maju kebabak final ajang Coppa Italia sedangkan untuk AC Milan harus kembali mengalami keterpurukan setelah gagal menang dalam tiga kali secara beruntun.

Conte Menganggur Karena Tidak Ada Tawaran Melatih

Mantan dari manajer Chelsea, Antonio Conte. dikabarkan untuk saat ini masih belum mendapatkan tawaran kerja dari beberapa klub yang ada di dunia.

Conte sendiri baru-baru ini di pecat oleh Chelsea karena ia tidak dapat memberikan perubahan yang baik untuk klubnya, Ia juga menegaskan bahwa dengan ia keluar dari The Blues ia tidak ingin menjadi pelatih dulu.

Namun ia sendiri telah mengaku bahwa ia kembali ingin menjadi pelatih jika ada yang menawarkan dirinya, Akan tetapi untuk saat ini ia juga belum di berikan tawaran untuk melatih di klub.

Sebelum ia keluar dari Chelsea ia sendiri sangat sering dikaitkan dengan akan melatih AC Milan dan Inter Milan bukan hanya itu saja ia juga pernah di gosip kan akan melatih Real Madrid untuk menggantikan Solari. Namun sampai saat ini tidak ada klub yang bersedia menawari dirinya untuk menjadi pelatih.

Tidak Ada Penawaran                                                   

Sudah enam bulan menganggur pelatih asal Italia ini belum kunjung juga mendapatkan tawaran dari berbagai klub, padahal ia sendiri sangat ingin menjadi pelatih karena ia menganggap bosan selalu menganggur di rumah.

“Saya merindukan sepak bola dan itu membuat saya ingin kembali melatih namun sampai detik ini tidak ada klub yang menawari saya untuk bekerja sama, Saya sehari hari hanya menonton bola di milan dan tidak ada juga yang menawari saya pekerjaan untuk melatih. Ujarnya.

Dzeko Resmi Dihukum Tidak Dapat Bermain Dalam Dua Laga

Striker utama milik AS Roma, Edin Dzeko. dipastikan mendapatkan hukuman yang diberikan oleh wasit dilapangan, Ia sendiri mendapatkan hukuman kartu merah dengan larangan tidak dapat bermain selama dua pertandingan,

Hal ini ia dapatkan karena membentak sang Wasit Gianluca, ia melakukan hal tersebut kepada wasit karena protes sebuah pelanggaran yang terjadi pada dirinya,  dalam laga yang dijalanin tersbut ia sendiri masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dalam laga Coppa Italia saat bertemu dengan Fiorentina.

Kalah Dzeko emosi karena telah tertinggal dengan skor 1-3 yang dimana semua pemain di lapangan dalam keadaan emosi dan selalu bermain kasar. Dengan kartu merah yang di dapatkan oleh Dzeko Roma harus bermain dengan 10 orang dan alhasil mereka di bantai oleh Tim Fiorentina dengan skor akhir 1-7

Hukuman

Setelah permainan berakhir terdapat vidio bahwa Dzeko ingin menludai sang wasit, meskipun demikian vidio yang beredar tersebut belum mendapatkan klarifikasi yang jelas.

Namun yang jelas pemain ini sendiri telah mendapatkan hukuman resmi dengan tidak boleh mengikuti dua pertandingan dan juga di kenakan denda sebesar 20Ribu Euro. Akan tetapi hukuman ini sendiri hanya berlaku untuk Coppa italia saja, Ia akan tetap bermain di Seri A yang dimana mereka akan bertemu dengan AC Milan.

Psikologis                                        

Beberapa kumpulan pengamat bola berpendapat bawah dirinya telah gagal membawah timnya menang sehingga ia menjadi terbawah emosi yang besar dan juga ingin memarahi wasit. dan dipastikan bahwa pemain ini memiliki psikologis yang gagal ia laksanakan

Bakayoko : AC Milan Adalah Rumah Yang Tepat

Pemain berpaspor Prancis, Tiemoue Bakayoko mengatakan bahwa dirinya tidak salah memilih bergabung dengan AC Milan dan ia juga mengungkapkan bahwa dirinya dengan Gennaro Gattuso memiliki hubungan yang baik baik saja.

Bakayoko sendiri kemarin bergabung dengan Rossoneri pada musim panas kemarin dengan mahar 35 Juta pounds, Namun di musim pertamanya bermain ia tidak dapat beradaptasi dengan baik sehingga membuat ia harus mendapatkan banyak kritikan dari fans Milan dan juga Gattuso.

Sebuah Langka Tepat                                    

Pemain muda tersebut menyebutkan bahwa ia tidak dapat berkembang dengan baik di musim utama itu merupakan hal yang biasa karena ia menangap bahwa pemain yang terhebat pun belum tentu dapat beradaptasi dengan cepat di liga ini, seperti hal nya dengan pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, ia juga harus beradapatsi dengan waktu yang bisa terbilang lama di juventus.

Namun dengan bergabung bersama tim ini merupakan langka yang tepat bagi saya karena saya sendiri akan bekerja lebih keras lagi untuk cepat adaptasi disini.

“Saya adalah pemain yang memiliki bakat yang hebat jadi saya percaya bahwa saya akan segera beradaptasi dengan cepat, Untuk masalah di musim ini itu merupakan hal yang biasa dan banyak di alami oleh semua orang.

Sebuah Hubungan Baik

Bakoyoko juga mengaku bahwa dirinya memiliki hubungan yang baik dengan sang pelatih, Ia juga berjanji akan meraih banyak trofi untuk tim ini.

“musim ini saya tidak bisa memberikan trofi karena saya masih pemain baru yang belum tau tempat dan cara bermain tim ini .jadi akan saya usahakan untuk bekerja lebih keras lagi di musim depan untuk meraih banyak trofi’ Ungkapnya.